image01 image02 image03 image03

300x250 AD TOP

Video

Sabtu, 03 Desember 2016

Tagged under: ,

Surat izin Orang Tua dan Pembina Anggota 2016

Unduh surat dan lampirannya di sini

Minggu, 27 November 2016

Tagged under:

Pembukaan Latihan Krida Bina Pengguna Saka Informatika Garut angkatan Pertama


Setelah dirumuskan dan disosialisasikan selama satu tahun di lingkungan Kwartir Pramuka Cabang Garut, Satuan Karya Pramuka (Saka) Informatika yang diluncurkan di Garut pada tahun 2014 ini mulai melaksanakan latihan perdananya. Bertempat di Aula Sekolah Tinggi Teknologi Garut, kak Ahmad Bajuri selaku ketua Kwartir Pramuka Cabang Garut membuka latihan Saka Informatika se Garut pada tanggal 27 November 2016. 

Disampaikan dalam sambutannya bahwa anggota Pramuka harus dapat mengikuti perkembangan jaman dan menjadi Agen Perubahan Informatika yang membawa solusi informatika ke tengah masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dengan informasi dan teknologi informasi. Kwartir Pramuka Cabang Garut merasa optimis akan banyak anggota Pramuka yang tertarik dengan kegiatan pendidikan kepramukaan dalam bidang informatika ini karena mereka akan memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk dapat menyelenggarakan layanan profit dan juga bantuan sukarela terkait pemanfaatan aplikasi informatika. Hal ini sejalan dengan visi Saka Informatika, yakni menjadikan Pramuka sebagai tulang punggung masyarakat informasi Indonesia.  

Dalam kesempatan yang sama, kak Dikdik Hendrajaya selaku kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Garut dalam posisinya sebagai Majelis Pembimbing Saka Informatika Garut mengapresiasi Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang telah menghasilkan keluaran kerjasamanya dengan Relawan TIK Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika kabuparen Garut, dan Kwartir Pramuka Cabang Garut berupa konsep Saka Informatika yang kini telah mulai diterapkan. Beliau sangat mendukung keberadaan Saka Informatika sebagai satu-satunya rintisan Saka bidang Informatika di Indonesia yang menunjang tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Garut. Saka Informatika ini diharapkan dapat menjadi sampel dan masukan bagi Kwartir Pramuka Nasional untuk penyelenggaraan Saka Informatika di Indonesia. 

Kak Rinda Cahyana selaku ketua pengurus Saka Informatika Garut menjelaskan bahwa pelatihan kali ini difokuskan pada Krida Bina Pengguna yang fokus pada penguasaan kecakapan untuk melaksanakan pengajaran dan bantuan teknologi informasi dasar. Dua satuan sekitar delapan puluh anggota yang berasal dari Racana Sekolah Tinggi Teknologi Garut telah lebih dahulu memulai latihannya karena kegiatannya terintegrasi dengan matakuliah Praktikum Pengantar Teknologi Informasi pada Program Studi Teknik Informatika. Satu satuan lagi akan melaksanakan latihannya dari tanggal 4 Desember 2016 sampai dengan 5 Februari 2017 setiap hari minggu dua pertemuan untuk memenuhi syarat kecakapan khusus hingga tingkat Madya. 

Direncanakan pada bulan Desember 2016 semua anggota dapat mencapai tingkat Purwa setelah melaksanakan kegiatan pembangunan karakter Digital Nusantara di sejumlah Gugus Depan Pramuka Siaga. Dan pada bulan Februari 2017 akan dilaksanakan Perkemahan Bakti Saka yang diisi oleh kegiatan pengajaran dan bantuan teknologi informasi gratis kepada masyarakat umum serta lomba kepramukaan digital / berbasis teknologi informasi. Pengurus Saka Informatika memiliki waktu hingga 2020 untuk melaksanakan latihan Krida lainnya, yakni Krida Pengguna yang fokus pada rekayasa informasi, Krida Pengembang yang fokus pada rekayasa perangkat lunak, dan Krida Bina Usaha yang fokus pada wirausaha digital. Dan di akhir masa kepengurusannya nanti diharapkan sudah banyak anggota Saka yang mencapai tingkat Utama karena telah melaksanakan kegiatan profit dalam bidang teknologi informasi sesuai dengan Kridanya masing-masing.

Sumber lain : http://pramukagarut.org/pembukaan-latihan-krida-bina-pengguna-saka-informatika-garut-angkatan-pertama/

Selasa, 14 Juni 2016

Tagged under:

Sosialisasi Saka Informatika


Garut,2 Juni 2016 di aula al-Musaddadiyah diselenggarakan kegiatan bersama Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Garut dengan Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Relawan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Garut, dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kegiatan bertajuk "Membangun Desa Pintar dengan Solusi Informatika melalui Agen Perubahan Informatika dan Satuan Karya Informatika" diisi oleh Rinda Cahyana, M.T. - ketua pengurus Satuan Karya Pramuka Informatika Cabang Garut yang membawakan materi sosialisasi Satuan Karya Pramuka Informatika, Septriana Tangkari, M.M. - direktur Pemberdayaan Informatika yang membawakan materi sosialisasi Agen Perubahan Informatika, dan Dr Inggriani Liem - dosen Institut Teknologi Bandung yang membawakan materi Pembangunan Desa Pintar dengan Solusi Informatika. 

Dalam kesempatan tersebut, ketua pengurus Satuan Karya Pramuka Informatika cabang Garut menyampaikan konsep Satuan Karya Pramuka Informatika,empat Krida di dalamnya dengan contoh draft syarat kecakapan khusus untuk Krida Bina Pengguna dan Krida Bina Usaha, serta rencana program penerapannya. Penyampaian ini sudah sesuai dengan tugas dan tanggung jawab pimpinan Saka yang membantu Kwartir dalam menentukan kebijakan mengenai pemikiran, perencanaan, dan petunjuk teknis tentang kegiatan satuan karya, sebagaimana tersebut dalam Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka yang diterbitkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tahun 2008. 


Dijelaskan dalam pemaparannya, rintisan Satuan Karya Pramuka Informatika merupakan wadah pembinaan anggota Pramuka Penegak dan Pandega dalam bidang Informatika yang fokus pada pemanfaatan sumber daya perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komputer, dan data untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi daya saing dan kesejahteraan diri dan masyarakatnya. Empat krida dalam Satuan Karya ini meliputi Krida Pengembang sebagai penyedia perangkat lunak, Krida Bina Pengguna sebagai pendamping para pengguna akhir dari perangkat lunak, Krida Pengguna sebagai penyedia informasi, dan Krida Bina Usaha sebagai pendamping dalam praktik e-Commerce di mana informasi sebagai komoditinya. 


Kolaborasi antar anggota Krida yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan / Gugus Depan di kabupaten Garut diharapkan dapat membangun Industri Informasi Garut yang memperjualbelikan informasi. Hal tersebut dapat terwujud dengan dukungan Sekolah Tinggi Teknologi Garut sebagai konseptor, Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Garut serta dinas terkait lainnya sebagai regulator, PT Telekomunikasi Indonesia dan perusahaan terkait lainnya sebagai Enabler, anggota Pramuka Penegak dan Pandega dan masyarakat umum lainnya sebagai Akselerator, dan media sebagai Katalisator. 

Ketua Pengurus Satuan Karya Pramuka Informatika menunjukan syarat kecakapan khusus Krida Bina Pengguna dan Krida Bina Usaha, di mana anggotanya mengajarkan kepada anggota Pramuka Siaga tentang Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif yang merupakan program Kementrian Komunikasi dan Informatika dan tugas Agen Perubahan Informatika, serta mengenalkan toko online tempat produk kreatif mereka dapat dijual. Dua krida ini memberi keterampilan kepada anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang diperlukan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa dukungan informasi dan TIK serta peningkatan kapasitas. Di harapkan setidaknya di setiap Kecamatan tersedia Sanggar Bakti Satuan Karya Pramuka Informatika sebagai Pusat Penyuluhan, Kursus, dan Bengkel TIK, serta Toko Online.   

Slide Presentasinya dapat diunduh di sini :